Joko lalu bercerita tentang seorang siswa yang berasal dari salah satu kabupaten dari provinsi SumselAlhasil saya dan joko ketawa ngakak *lol sambil tepuk jidat. Dari ceritanya tadi saya berpikir pada jaman sekarang ini kemungkinan banyak yang sudah lupa rumusan Pancasila apalagi nilai-nilai dari Pancasila *emank udah jarang upacara bendera kali ya?? :), sedikit neh mereview kembali tentang Pancasila sebagai dasar negara kita.
"Yung coba kamu sebutkan rumusan dari pancasila?", kata gurunya
Oke bu! dengan semangat dan polosnya yung menyebutkan satu persatu isi dari pancasila.
Pancasile (Pancasila)
Satu: Bintang berbujur lime (satu: bintang bersegi lima)
Due: Pengikat kude gile (dua: pengikat kuda gila)
Tige: Pohon beringin tue (tiga: pohon beringin tua)
Empat: Pala banteng bertanduk ruse (empat: kepala banteng bertanduk rusa)
Lime: Obat luke kita makan rame-rame (lima: obat luka kita makan bersama-sama) Gurunya geleng-geleng "yung kamu berdiri di depan kelas dengan kaki sebelah" tapi dalam hatinya "bener juga ya" :D
Yang merumuskan pancasila awalnya adalah Soekarno dan Muh. Yamin yang diutarakan pada sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945, Inspirasi dari rumusan pancasila ini sebenarnya sedikit diambil dari ajaran budha. Setelah mengalami proses yang panjang dari sidang BPUPKI, Piagam Jakarta, PPKI, UUDS dan UUD 1945 baru menghasilkan rumusan Pancasila seperti yang kita selalu ucapkan dengan lantang pada waktu upacara bendera. Rumusannya sebagai berikut:
1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ini ada link yang wajib tonton, tentang arti dari rumusan pancasila
Pancasila pedoman bangsa
Semoga kita generasi-generasi yang dapat mengisi kemerdekaan dengan hal yang bermanfaat, dan menjadikan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi
